بسم الله الرحمن الرحيم 
"Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati"




Nisbat kepada Dihnah, sebuah suku di Yaman. Ia seorang sufi yang besar.

Ia berkata, "Kami mengalami krisis serius, sehingga keluarga kami hampir binasa. Kemudian kami pergi menemui seorang pedagang dan meminta sesuatu, tapi ia tak memberi. Akupun teringat kepada sebuah hadis yang kudengar dari Rasulillah saw. Beliau saw bersabda, 'Antara terbitnya fajar hingga terbitnya matahari ada suatu waktu yaang menyerupai saat-saat di surga, di dalamnya doa tidak akan ditolak.'


Maka aku berkata pada anak-anakku, 'Mari kita berdoa pada waktu tersebut'

Kamipun berdoa selama tujuh hari, dan pada hari ke tujuh, aku pergi mandi di sebelah dinding, tiba-tiba dinding itu mengeluarkan banyak mistqal (dinar). Akupun menutup wajahku dan berkata, 'Yaa Tuhanku, aku tidak menginginkan ini, melainkan untuk sekedar menghilangkan kemelaratan. Lalu aku buka wajahku dan mistqal itu telah tertutup.'

Kemudian pedagang itu mendatangi kami dengan membawa seribu dirham.

Ia berkata, 'Aku bermimpu melihat Rasulallah saw dan berkata kepadaku, 'Hutangilah ia seribu dirham'."

Al fakih Ahmad ibn Musa Ujail berkata, "Kemudian aku mencari hadis di atas dan kutemukan dalam al-Arba'in al-Ajiriyah."




رب فانفعنا ببرگتهم ، واهدناالحسنی بحرمتهم
وأمتنا فی طريقتهم ، ومعافاة من الفتن