بسم الله الرحمن الرحيم 
"Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati"



Dari Anas ra, ia berkata, "Nabi Muhammad SAW sedang menjadi pengantin dengan Zainab. Ibuku, Umi Salim mengambil kurma, minyak samin, dan keju untuk dibuat kue. Kemudian aku meletakannya di dalam wadah kecil. Ibuku berkata, "Wahai Anas, bawalah kue ini untuk Rasulullah SAW dan katakanlah, saya diutus oleh ibuku untuk menyampaikan makanan ini dan ibu menyampaikan salam untukmu dan berkata, 'Ini sedikit makanan untukmu wahai Rasulullah.'"


kue pernikahan

Akupun pergi dan menyampaikan apa yang disampaikan oleh ibuku. Rasulullah saw bersabda, "Letakkanlah, lalu undanglah si A, si B, juga siapa saja yang kamu temui." 

Akupun mengundang orang-orang yang disebut namanya oleh Rasulullah saw dan orang yang aku temui. Lalu aku kembali dan rumah itu sudah penuh penghuni. Anas ditanya, "Berapa jumlah kalian?" Ia menjawab, "Kurang lebih tiga ratus".

Aku melihat Rasulullah saw meletakkan tangan di atas kue itu dan mengucapkan entah apa. Kemudian beliau memanggil sepuluh-sepuluh undangan untuk makan dan beliau berkata kepada mereka, "Sebutlah nama Allah dan hendaklah masing-masing makan yang ada di dekatnya." Merekapun makan hingga kenyang. Setiap satu kelompok keluar, masuklah kelompok yang lain hingga semuanya kebagian makan. 

Lalu Beliau saw memerintahkan kepadaku, "Angkatlah hai Anas." Akupun mengangkatnya aku tak tahu apakah makanan itu menjadi banyak ketika aku angkat ataukah ketika kuletakkan."

HR al-Bukhari dan Muslim


رب فانفعنا ببرگتهم ، واهدناالحسنی بحرمتهم
وأمتنا فی طريقتهم ، ومعافاة من الفتن