بسم الله الرحمن الرحيم 
"Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati"



Pada Perang Hudaibiyah, para prajurit banyak yang kehausan. Rasulullah SAW sendiri mempunyai bejana berisi air. Setelah berwudlu dari bejana itu, beliau saw berkata di hadapan para sahabatnya, "Apakah kalian juga ada air untuk berwudlu?" Mereka menjawab, "Kami tidak mempunyai air yang cukup untuk berwudlu. Untuk keperluan minumpun, kami mengambilnya dari bejana yang engkau punya."

Maka Nabi saw meletakkan tangannya di bejana tersebut. Tiba-tiba air keluar dengan deras dari sela-sela jari beliau saw bagaikan sumber air.

Dari air itulah, kami minum dan berwudlu, "Berapa orang mereka saat itu?" Tanya saya (rawi) pada Jabir. Jabir menjawab, "Kami berjumlah lima belas ribu orang. Sementara air itu banyak sekali dan cukup untuk kapasitas seratus ribu orang." (HR. Bukhari)

ilustrasi jari menyentuh air

Dalam riwayat lain, masih dari Sayidina Jabir ra bahwasanya Rasulullah SAW berkata, "Hai Jabir, umumkan pada mereka untuk berwudlu. Jangan sesekali mereka meninggalkan wudlu!" Jabir menjelaskan, "Wahai Rasulallah, saya tidak menemukan air, walau setetes pun di kalangan mereka." 

Adapun Rasulullah saw biasanya ada seorang Anshar yang dengan rutin memberikan airnya untuk Beliau saw. Maka Beliau saw menyuruh saya untuk mendatangi orang Anshar tersebut.

Setibanya di rumahnya, saya hanya menemukan sedikit air di sebuah gerabah (kantong air yang terbuat dari kulit) yang menyantel di kayu. Jika saya menumpahkannya, tentu jatah air minum dia akan habis. Tetapi Rasulullah saw tetap menyuruh saya untuk membawa gerabah itu ke hadapannya.

Selanjutnya Rasulullah saw memegang gerabah itu dengan tangannya sambil berdoa. Kemudian Beliau saw menyuruh saya untuk menumpahkan air yang ada di gerabah itu ke sebuah mangkok besar. Setelah saya mencari mangkok pada mereka, akhirnya ada orang yang mengantarkannya pada saya. Mangkok itu langsung saya berikan pada Rasulullah saw.

Beliau saw meletakkan kedua tangannya di atas mangkok itu sambil mereggangkan jari-jemarinya. Setelah meletakkan tangannya di bawah mangkok tersebut, beliau saw berkata, "Hai Jabir, tumpahkan mangkok itu padaku dan bacalah Basmalah!" Maka saya pun menumpahkannya pada Beliau saw sambil membaca Basmalah.

Tiba-tiba saya melihat air keluar dari sela-sela jari Rasulullah saw. Kemudian Beliau saw memisahkan mangkok itu. Dan airpun berputar sampai penuh. Setelah itu, Beliau saw berkata, "Hai Jabir, panggillah siapa saja yang membutuhkan air!"

Begitulah saya memanggilnya, mereka pun berdatangan dan minum sampai puas. Lalu Rasulullah saw mengangkat tangannya dari mangkok itu." (HR. Muslim)




رب فانفعنا ببرگتهم ، واهدناالحسنی بحرمتهم
وأمتنا فی طريقتهم ، ومعافاة من الفتن