بسم الله الرحمن الرحيم 
"Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati"



Beliau termasuk salah satu tabi'in. Ats Tsa'labi menuturkan dalam al-Ulum al-Fakhirah fi Ulum al-Akhirah: As-Suhaili menuturkan riwayatnya setelah kisah Zaid bin Kharijah al-Anshari yang dapat bercakap-cakap setelah kematiannya, dimana hal ini mendapat pembenaran dari Nabi Muhammad SAW.
makam baqi

Ia berkata, "Cerita ini sama dengan cerita ar-Rabi' bin Kharasy, saudaranya Rub'i bin Kharasy." Rub'i mengkisahkan, "Ketika saudaraku meninggal dan kami duduk disampingnya untuk mengkafaninya, tiba-tiba wajahnya merekah dan berkata, 'Assalamu'alaikum.' Aku menjawab, 'Subhanallah, apa yang terjadi setelah mati?' Jawabnya, 'Tuhanku menjumpaiku dengan ruh dan semerbak keharuman, tanpa sedikitpun tergurat raut kemarahan, lalu Tuhanku menyelimutiku dengan pakaian hijau yang terbuat dari sutra halus dan sutra tebal. Maka segeralah menyusulku bertemu dengan Baginda Rasulullah SAW., sungguh, beliau telah bersumpah bahwa seseorang tidak akan beruntung sampai ia bertemu dengan beliau, dan sungguh perkaranya tidak seremeh apa yang kalian sangka, maka jangan sampai kalian tertipu.'" Kemudian ia kembali mati.



رب فانفعنا ببرگتهم ، واهدناالحسنی بحرمتهم
وأمتنا فی طريقتهم ، ومعافاة من الفتن