بسم الله الرحمن الرحيم 
"Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati"



Beliau adalah salah seorang pemimpin besar yang berasal dari ahli al-bait. Ketika menginginkan sesuatu, beliau cukup berdoa, "Wahai Tuhan, saya butuh ini". Sebelum doa selesai, tiba-tiba apa yang diminta sudah ada disampingnya. 

Abah Anom, auliya muta'akhirin

Salah satu karomah Ja'far as-Shodiq ra yaitu pada saat berlari-lari kecil dari Bukit Shafa menuju Marwah (sa'i) bersama syekh Mansyur. Ketika sedang melakukan ibadah haji, Syekh Mansur menghadirkan beliau dan orang sa'i. Beliau bertanya kepada mereka, "Apakah kalian berani bersumpah?" Dia pun menjawab, "Iya". Kemudian Ja'far mengucapkan sumpahnya di hadapan Syekh Mansur sesuai apa yang beliau lihat. Kemudian giliran laki-laki itu yang bersumpah. Dia berhenti sejenak, lalu bersumpah, "Demi Allah, Ja'far telah melakukan ini dan itu". Tiba-tiba sebelum sumpahnya selesai, laki-laki itu meninggal di tempatnya. 

Diantar karomah Syekh Ja'far ra yang lain yaitu ketika ada seorang pemberontak membunuh majikannya. Kemudian tepat pada malam harinya, Syekh Ja'far terus menerus melakukan shalat kemudian berdoa hingga menjelang subuh. Tak lama kemudian, terdengar keramaian atas kematian pemberontak tersebut. 

Selain itu, karomah Syekh Ja'far as-Shadiq ra juga tampak pada saat mendengar perkataan al-Hikam bin al-Abbas yang akan membunuh pamannya yang bernama Zaid. Al Hikam mengatakan, "Kami akan menyalib Zaid untuk kalian di pohon kurma itu. Kami ingin melihat Mahdi disalib di pohon kurma". Mendengar perkataan tersebut, Ja'far as-Shodiq ra langsung berdoa, "Yaa Allah berilah dia kekuatan untuk mengalahkan seekor anjing dari anjing-anjing Engkau". Seusai berdoa, tiba-tiba datanglah seekor singa menerkam al-Hikam hingga mati.



رب فانفعنا ببرگتهم ، واهدناالحسنی بحرمتهم
وأمتنا فی طريقتهم ، ومعافاة من الفتن