بسم الله الرحمن الرحيم 
"Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati" 



Dia berasal dari Samira, di majlisnya asy-Syibli dan al-Khawas melakukan pertaubatan. Ia adalah guru orang banyak. Sebagian dari mereka berkata, "Aku di sisi Khoir an-Nassaj, kemudian datanglah seorang laki-laki dan berkata, "Wahai guru, kemarin aku melihatmu menjual kijang dengan harga 2 (dua) dirham, aku mengikutimu lalu mencopet dua dirham itu dari sarungmu, maka tanganku menjadi lumpuh."

Ia tersenyum dan menunjuk ke arah tanganku, maka akupun membuka tanganku (dilihatnya sembuh sediakala). Ia berkata, "Pergilah dan belilah sesuatu dengan dua dirham itu untuk keluargamu dan jangan ulangi perbuatan itu." Demikian dikatakan al Qusyairi.

ilustrasi gurun dimalam hari


Al-Munawi berkata, "an-Nassaj adalah salah seorang pembesar guru sufi yang memiliki berbagai karomah. Di majlisnya asy-Syibli dan al-Khawash bertaubat setelah melihat hal-hal luar biasa dan ayat-ayat padanya. Ia berasal dari penduduk Samira kemudian meneetap di Baghdad. Ketika menghadapi sakarotul maut, ia berkata kepada malaikat maut, "Berhentilah hingga aku tunaikan shalat ashar, semoga Allah SWT mengampunimu, karena engkau adalah hamba yang diperintah dan aku juga diperintah. Apa yang diperintahkan kepadamu tak pernah terlewatkan, sedangkan apa yang diperintahkan kepadaku terlewatkan."

Kemudian iapun menunaikan shalat dan membaca tasyahud. Ia wafat pada tahun 322 dalam usia sekitar 120 tahun. Ia tergolong dalam generasi dan tingkatan ats-Tsauri yang diberi umur panjang.


رب فانفعنا ببرگتهم ، واهدناالحسنی بحرمتهم
وأمتنا فی طريقتهم ، ومعافاة من الفتن